x

KPU Singkawang Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara Pemilu

kpu_1.jpg

08 Mar 2019 5 min to read

KPU Singkawang Mulai Lakukan Pelipatan Surat Suara Pemilu

Category : Berita MC

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang, Kalimantan Barat, saat ini tengah melakukan pelipatan surat suara untuk persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

Singkawang, MC - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang, Kalimantan Barat, saat ini tengah melakukan pelipatan surat suara untuk persiapan pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

"Jumlah surat suara yang dilipat ini adalah sejumlah daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2 persen dari jumlah DPT," kata Ketua KPU Singkawang, Riko, Selasa (5/3/2019).

Artinya lanjut Riko, jika jumlah DPT Singkawang sebanyak 160.753 pemilih ditambah 2 persen dari jumlah DPT tersebut, dan dihitung pembulatan dari jumlah 2 persen per TPS.

"Pelipatan surat suara ini belum termasuk pelipatan surat suara DPTb yang nanti akan kita cetak kembali," ujarnya.

Menurutnya, pelipatan surat suara yang dimulai Senin (4/3/2019) melibatkan masyarakat sebanyak 130 orang yang berasal dari Singkawang.

"Karena sesuai ketentuan, tenaga pelipatan surat suara ini haruslah sesuai dengan domisili KPU yang ada di Kabupaten/Kota, memiliki KTP Elektronik dan dalam proses pelipatan akan dipantau dan diawasi oleh Bawaslu, kepolisian dan tim logistik KPU sehingga proses pelipatan bisa berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.

Pihaknya pun belum bisa memprediksikan berapa hari proses pelipatan surat suara akan selesai. Hal itu dikarenakan, jenis surat suara yang ada terdiri dari lima jenis antara lain, DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Presiden.

Pihaknya pun meminta agar tenaga bagian pelipatan bisa sekaligus melakukan proses sortir.

"Sesuai prosedur, mereka harus membuka dulu surat suara yang akan dilipat, untuk melihat apakah ada surat suara yang cacat atau tidak. Jika ditemukan, maka surat suara itu akan dikembalikan ke tim, dan kalau kondisi bagus langsung dilakukan pelipatan," jelasnya.

Usai dilakukan pelipatan, maka KPU akan melakukan sortir per TPS. "Misalnya, berapa jumlah surat suara untuk Presiden dan sebagainya di satu TPS, karena masing-masing TPS tidak akan sama jumlahnya, karena akan disesuaikan dengan jumlah DPTb atau pindah memilih per TPS," sebutnya.

Mengenai surat suara yang cacat atau rusak, tentu pihaknya akan berkoordi ke KPU Provinsi untuk pemusnahan. "Apakah bisa langsung dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota atau di Provinsi," tuturnya.

(Media Center Singkawang)

News Categories

     

a

Newsletter subscribe