x

Tingkatkan Kapasitas APIP Dalam Pengadaan Barang/Jasa

WhatsApp Image 2019-03-12 at 12.56.49.jpeg.jpg

12 Mar 2019 5 min to read

Tingkatkan Kapasitas APIP Dalam Pengadaan Barang/Jasa

Category : Berita MC

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerntah (LKPP) bersama Pemerintah Kota Singkawang menggelar Sosialiasasi dan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 Bagi APIP dilingkungan Inspektorat Daerah se Kalimantan Barat.

Singkawang, MC – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerntah (LKPP) bersama Pemerintah Kota Singkawang menggelar Sosialiasasi dan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 Bagi APIP dilingkungan Inspektorat Daerah se Kalimantan Barat.

Sosialiasi dan Bimtek tersebut dilaksanakan pada Tanggal 12-13 Maret 2019 di ruang Bumi Betuah Kantor Wali Kota Singkawang.

Inspektur Daerah Kota Singkawang, Siti Kodam Mariana mengatakan untuk Kota Singkawang Kemitraan antara LKPP dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sudah berlangsung sejak Tahun 2016 yang lalu, dimana pada Tahun 2016 LKPP menyelenggarakan kegiatan yang sama yakni Sosialisasi dan Bimtek PBJ berdasarkan Perpres 54 Tahun 2010, khusus APIP dilingkungan Inspektorat Daerah Kota Singkawang.

Kemudian, kata Siti Kodam pada awal Februari 2017 dilanjutkan dengan Pelatihan dan Ujian Sertifikasi keahlian PBJ bagi APIP dilingkungan Inspektorat Daerah se-Kalimantan Barat di Kota Singkawang.

“Dan Pada Hari ini kembali LKPP melalui Direktorat Advokasi dan Penyelesaian Sanggah Wilayah I menyelenggarakan Sosialisasi dan Bimtek PBJ berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 sebagai bagian dari Kemitraan LKPP dan APIP,” katanya.

Kegiatan ini, dikatakan Siti Kodam diikuti oleh Peserta dari Inspektorat Daerah se- Kalimantan Barat, dengan jumlah peserta sebanyak 50 (lima puluh ) orang.

Sedangkan narasumber kegiatan berasal dari LKPP yaitu Kasubdit Wilayah I, Dwi Satrianto dan Kepala Seksi Wilayah Kalimantan Linda Mikowati.

“Semoga dengan sosialiasi dan bimtek ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan APIP dibidang Pengadaan Barang/Jasa,” kata Siti Kodam.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Setda Kota Singkawang, Heri Apriyadi mengatakan Peran APIP diharapkan menjadi ujung tombak khususnya untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya penyimpangan. Pelanggaran dalam proses pengelolaan keuangan yang semata-mata sebagai unsur kelalaian hendaknya dapat dilakukan pembenahan dan tindakan administratif maupun penyelesaian mekanisme penyelesaian kerugian negara melalui tuntutan ganti rugi.

Pembenahan dimaksud diharapkan dapat meminimalisir atau mengurangi penindakan oleh Aparat Penegak hukum sebagai akibat adanya tindak pidana korupsi.

Aspek pencegahan, katanya diharapkan dapat berjalan efektif jika APIP dapat mengoptimalkan tindakan-tindakan yang bersifat preventif, dan menyusun strategi yang tepat dan efektif dalam upaya pemberantasan korupsi.

“Perlu upaya pengendalian yang terus menerus dalam proses pengadaan barang/jasa untuk dapat mencegah terjadinya penyimpangan, kecurangan dan kerugian. Tentunya melalui pendampingan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) di Daerah kepada para Pejabat yang terlibat dalam proses pengadaan barang/jasa,” Kata Heri Apriyadi saat membuka kegiatan.

Kegiatan Sosialisasi Bimtek Pengadaan Barang/Jasa yang berlangsung pada hari ini hingga besok sebagai satu sarana strategis guna memberikan pemahaman, menambah wawasan dan profesionalisme APIP dalam melaksanakan tugasnya.

“APIP melakukan pemeriksaan salah satunya adalah terhadap proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan bimtek bagi APIP ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kompetensi APIP dibidang Pengadaan Barang/Jasa, Sehingga Peran APIP dalam melakukan pengawasan dan pembinaan dapat mencegah terjadinya penyelewengan atau kesalahan dalam proses pengadaan barang/jasa.

(Media Center Singkawang)


News Categories

     

a

Newsletter subscribe